Pages

Senin, 09 Desember 2024

Menulis lagi #2

 Artificial Intelligence yang semakin cerdas

Kalian tau gak sih sekarang ada AI yang punya kecerdasan diatas rata-rata kecerdasan manusia berdasarkan nilai IQ yang diperoleh sama AI nya. AI itu bernama OpenAI o1-preview. 

OpenAI o1

Walaupun masih berupa model dan berada dalam tahap pengembangan tapi AI yang satu ini sudah mampu menyaingi rata-rata kecerdasan umat manusia. Dilansir dari artikel yang dipublikasi oleh Maximum Truth (artikelnya bahasa inggris), nilai yang diperoleh oleh model ini mencapai nilai tertinggi yaitu 120. Padahal rata-rata IQ manusia itu 100 dan IQ orang Indonesia itu 78. Coba kita bayangkan.

Apakah kita perlu khawatir dengan kehadiran AI yang cerdas ini? Bukannya bagus ya kalau AI nya cerdas, jadi manusia semakin terbantu?

Kita memang tidak perlu terlalu khawatir berlebih, namun kita perlu tetap waspada. Karena benar, semakin canggih AI maka akan semakin terbantu kehidupan manusia. 

Kenapa perlu untuk selalu waspada? Coba bayangkan jika kita tidak mengetahui tentang kemajuan teknologi yang super cepat lalu ada seseorang yang menyalahgunakan AI ini untuk kepentingan pribadi dan justru merugikan kita. Bahaya bukan? 

Maka dari itu kita perlu waspada, dengan cara terus mengembangkan dan meningkatkan kapasitas diri, tidak abai terhadap perkembangan zaman dan tidak pasrah sama perubahan yang ada. 

Jensen Huang, CEO NVIDIA yang kemaren baru datang ke Indonesia buat makan Gultik di Jakarta bilang dalam sesi interviewnya bareng Mbak Najwa Shihab (video lengkap bisa dilihat disini) berkata. "AI hadir bukan untuk menggantikan manusia dan menjadi superhuman, AI hadir untuk membantu manusia menjadi superhuman. AI hadir untuk meningkatkan produktivitas manusia. Maka dari itu, kita tidak boleh berdiam diri dengan kemajuan pesat ini, kita harus belajar untuk menggunakan dan memaksimalkan potensi AI untuk menunjang kehidupan kita sebagai manusia dan menjadi superhuman." Begitulah kira-kira maksud yang disampaikan Jensen Huang untuk masyarakat Indonesia. 

Segitu dulu tulisan kedua ini, semoga menjadi pengingat dan penyemangat untuk manusia indonesia biar terus mengembangkan diri. 

Mulai menulis (lagi)

Menulis #1

Menulis adalah suatu kegiatan menuangkan ide, gagasan, opini bahkan perasaan dalam bentuk tulisan. Menulis adalah bentuk berkomunikasi secara tidak langsung kepada orang lain yang membutuhkan keterampilan bahasa. Menulis juga bisa lho menunjukkan eksistensi sang penulis. Oleh karena itu, maka aku menulis. 

Saat sedang merasa banyak beban pikiran, maka menulis adalah salah satu cara untuk me-release pikiran-pikiran tersebut. Pikiran-pikiran yang acak dituangkan ke dalam bentuk tulisan sehingga setidaknya dapat disusun sedemikian rupa menjadi suatu cerita yang sistematis. Maka, aku menulis.

Tapi yang sedang aku lakukan sebenarnya mengetik, bukan menulis. Karena kalau menulis itu melakukan kegiatan yang sudah disebutkan sebelumnya diatas secarik kertas dengan ditemani pensil, pulpen atau spidol. Menulis itu butuh gerak motorik yang membentuk huruf demi huruf untuk menjadi kata lalu kalimat lalu paragrap dan lalu jadi tulisan. Kalau ini mah mengetik, menekan huruf dan melihat hurufnya muncul tiba-tiba. Hebat yah.. Kemajuan teknologi. 

Memudahkan kerja manusia, gak harus beli kertas sama pulpen lagi, yang penting mah ada handphone, laptop atau komputer. Tapi kalau dipikir-pikir mah, harga handphone, laptop atau komputer mahal teuing dibandingkan buku dan pulpen. Tapi, kalau buku dan pulpen cuman bisa buat menulis, kalau handphone selain buat mengetik, bisa buat main game, bisa buat scroll tiktok, bener kan?

Kalau laptop bisa buat bikin ppt, bisa buat nonton film, main game juga sih. hehehe

Udah ah, segitu dulu, udah jam 03.54, eh pukul 03.54. mau shubuhan dulu terus bobo. Nanti siang mau ke kampus soalnya, kangen sama kampus.